Hujan Mendisplay Masa Lalu

Leave a comment

Tiba-tiba terbangun, sebenarnya kaget. Kok bisa ya aku tidur di sofa, padahal semalam tidurnya di kamar. Apa mungkin karena efek nonton bola sampai pagi?

Sementara itu, diluar hujan turun begitu deras. Kulirik jam dinding, jarum jam sudah menunjukan pukul 9 pagi. Diruang sebelah, lantunan ayat-ayat suci Al-Quran melantun begitu merdu.

Suasana seperti ini selalu membuatku adem, nyaman dan merasa tenang. Suasana yang selalu aku rindukan.

—maaf, tulisan ini nanti saya lanjutkan—-

Aku Terlalu Egois Untuk Sebuah Kesempatan, Sobat

Leave a comment

Aku mengenalnya udah lama, udah sekitar 9 bulan lalu. Persahabatan diantara kami pun berjalan dengan baik. Saling memperhatikan dan saling bertegur sapa meskipun semua itu hanya lewat dunia maya. Nyaris setiap hari, kami selalu berbagi cerita, suka maupun duka. Kami merasa seperti sudah berteman lama, hingga suatu ketika disuatu penghujung bulan, tiba-tiba aku merasakan hal lain. Ya, aku jatuh cinta. Aku terlanjur mencintainya.

Namanya Windy Ardilla, dia adalah sosok gadis manis yang tinggal di Medan meskipun dia aslinya blasteran darah Sunda dan Palembang. Semenjak mengenalnya, hari-hariku makin indah. Setiap saat, ada orang yang selalu bisa aku perhatikan, bisa aku sayangi secara tulus.

Aku bertekad untuk menemuinya di Medan dan mengajaknya jalan-jalan ke Gorontalo. Itu tekadku. Setiap hari aku memikirkan bagaimana aku bisa mendapatkan uang lebih, agar impian itu terkabulkan, hingga akhirnya aku memenangkan sebuah program dari @detikcom untuk jalan-jalan gratis. Menurutku, ini satu-satunya kesempatanku untuk bisa menemuinya.

Windy adalah sosok gadis yang lembut dan gak tega menyakiti orang lain. Kalaupun toh dia menyakiti orang lain, itu bukan karena inisiatifnya sendiri, itu bukan karena kesengajaannya. Tapi karena ada kesalahan saja dalam penataan ruang dan waktu (ngerti maksudku disini? Gak? Iya, aku juga gak ngerti…hahaahaa)

Saat-saat yang paling kurindukan adalah ketika bulan Ramadhan. Dia bahkan jadi orang yang pertama yang selalu mengingatkan aku, baik dikala sahur maupun buka puasa. Aku masih menyimpan semua percakapan bersama dia. Bahkan pada moment yang paling spesial, yakni saat aku ulang tahun, dia jadi orang pertama kali ngasih ucapan dan doa. Doanya panjang, jujur saja aku terharu saat itu. Aku merasa, dialah sosok gadis yang kucari selama ini.

Tapi, aku terlalu egois buat dia. Aku hanya mau diperhatikan tanpa pernah memperhatikannya. 3 hari setelah aku berulang tahun, dia merayakan ulang tahunnya, tepatnya pada tanggal 8 September. Aku bukan jadi orang yang pertama ngasih ucapan. Aku gak ngasih hadiah spesial buat dia. Gak ada sama sekali yang spesial aku berikan buat dia.

Parahnya lagi, aku malah tertarik pada orang lain, tertarik pada seorang gadis yang tinggal di Jakarta. Tertarik pada orang yang belum tentu membalas cintaku yang tulus, sama halnya seperti Windy.

Egoisnya aku, malah disaat terpuruk karena dikecewakan cewek itu, aku malah mencari Windy. Aku menumpahkan semua rasa sakit hatiku kepada Windy. Subhanallah, dia sabar mendengarkan semua ceritaku dan memberiku semangat. Aneh ya, disaat lagi terpuruk seperti itu, aku malah mencarinya, aku malah menumpahkan semuanya kepada Windy.

Tapi sayangnya, ceritanya sudah lain lagi. Disaat aku sudah berikhtiar untuk mencintainya lagi, dia sudah dekat dengan orang lain. Dia sudah menjalin chemistry dengan orang lain. Aku malah cemburu dan memarahinya, aku egois kepadanya. Aku seperti orang yang tidak tahu diri.

Maafkan aku Windy. Kak egois, kak jahat, kak udah bikin Windy gak nyaman lagi. Tunggu kak di Medan ya, kak berharap Windy bisa memberikan kak kesempatan lagi. Yakin dan percaya saja, kita bisa menjalani semua. Kak janji akan selalu memberikan yang terbaik seperti kita awal kenalan dulu. I ♥ Windy

Lolos Dalam 60 Petualang ACIdetikcom

1 Comment

Hmmm… aku mau cerita tentang proses lolosnya aku dalam program PETUALANGACI2011 bersama @ACIdetikcom, tapi mulainya dari mana ya nih cerita? Baiklah, aku mulainya dari awal ya. Awal mendaftar hingga lolos.

Jadi begini, saat itu 6 Juni 2011, bertepatan dengan setahun akun twitterku yg @OmGogel, detikcom membuka pendaftaran untuk orang yang siap berpetualang di Indonesia dan menyebarkan virus semangat Cinta Indonesia. Nah, aku tertarik untuk mendaftar setelah mendengar ceritanya senior saya kak @aguslah yang tahun lalu lolos sebagai PETUALANGACI2010.

Setelah aku pelajari, ternyata menarik juga. Lumayan kan, hadiahnya adalah keliling Indonesia secara gratis. Terlebih-lebih lagi mengunjungi beberapa tempat di Indonesia yang belum pernah aku kunjungi sebelumnya. Kapan lagi kesempatan ini bisa aku dapatkan kalau bukan sekarang. Nah, atas dasar pertimbangan tersebut juga, aku bersama dua seniorku lainnya yakni kak @4khir dan kak @func0 ikutan mendaftar.

email dari detikcomSetelah sekian lama menunggu. Alhamdulillah, aku dapat emaik dari detikcom tanggal 13 Juli, mengabarkan bahwa aku lolos ke tahap 750 Kandidat Petualang ACI detikcom. Bersama rekanku se-Gorontalo, ada lima orang yang lolos yakni Muzakir Imran, Lanny Usman, Rahmat Mohammad, Diandra Liputo dan saya sendiri. Sumpah, saat itu antara percaya dan tidak, yang pasti aku senang sekali. Lolos ke tahap 750 Kandidat bagiku adalah sebuah anugerah. Senang sih, tapi inilah konsekuensi dari sebuah kompetisi. Kemudian, diantara 750 kandidat petualang ini nantinya akan disaring lagi menjadi 60 Petualang ACIdetikcom. Kemudian, ke-750 kandidat ini, termasuk saya mengikuti tahapan demi tahapan. Aku sendiri mengikuti tahapan wawancara melalui telephone setelah aku mengirimkan video profil singkat yang menceritakan tentang keseharian saya, terus tentang alasan saya kenapa harus mencintai Indonesia serta kenapa detikcom harus memilih saya sebagai PetualangACI2011.

 

Okelah. Antara berharap dan tidak, saya pasrah saja. Aku percaya, Allah telah menggariskan kekuasaannya disini. Apakah aku lolos dalam tahap 60 Petualang ACI atau tidak. Oh iya, aku mau sedikit cerita tentang proses produksi video profil yang aku kirimkan ke pihak dewan juri detikcom. Proses produksi video profilku sendiri hanyalah sederhana saja. Hanya dengan menggunakan kamera handycam miliknya Farid Utina (kontributor Trans|7) dan mengambil setting lokasi di SDN 4 Bakti, yang terletak di Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, 3 jam perjalanan dari pusat Kota Gorontalo. Kemudian di Menara Keagungan Limboto dan yang terakhir di Pantai Botutonu’o dan kawasan Blue Marlin. Nah, saat shooting di Pantai Botutonu’o terjadilah insiden yang menegangkan. Saat itu aku bersama teman-teman sementara naik perahu, tiba-tiba ditengah laut, perahu yang kami tumpangi mengalami tabrakan dengan perahu lainnya hingga mengakibatkan perahu yang tabrakan dengan kami saat itu oleng dan tenggelam. Jelas saja kejadian tersebut membuat panik. Aku sendiri tidak peduli dengan keselamatanku, aku hanya fokus untuk menenangkan temanku yakni @DSnova yang sudah panik. Bagiku, keselamatannya lebih penting, karena aku sendiri bisa menyelamatkan diri meskipun harus berenang sejauh 1 km ke dasar pantai… Hehehehe, yang jelas nggak ada unsur cinta-cintaan loh disini, meskipun sebenarnya aku menaruh hati padanya.. Hahahaa…

Kok aku malah curhat… Ya udah, lanjut cerita lagi. Berhubung pemberitahuan dari pihak detikcom bahwa pengumuman bagi yang lolos ke 60 Petualang ACI 2011 tanggal 18 Agustus 2011, aku makin deg-degan. Lagi-lagi antara berharap dan tidak, pokoknya pasrah gitu. Semua sudah ada yang mengaturnya. Pada tanggal 17 Agustus 2011 rencananya aku mau mengikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi di halaman Kantor Bupati Kabupaten Gorontalo. Entahlah, tiba-tiba aku malah ketiduran, lengkap dengan seragam Korpri. Soalnya semenjak buka puasa hingga sahur, aku belum tidur. Kelamaan begadangnya mungkin. Nah, tanggal 18 Agustus 2011, pihak ACIdetikcom pun mengumumkan nama-nama yang lolos.

Sekitar pukul 13.00 WITA, aku membaca di recent update personal messagenya @novaRahim yang mengatakan bahwa aku lolos dalam 60 Petualang ACIdetikcom. Kemudian aku lihat lagi ke bawah, statusnya kak @aguslah juga begitu. Karena aku tinggalnya di Bongomeme, jaringan BlackBerry sangat sulit untuk mengakses internet. Aku coba buka timeline twitternya @ACIdetikcom tetap saja sulit, begitu juga dengan tautan yang dikirimkan beberapa teman via BBM. Nah, rasa penasaran  itulah yang mendorongku untuk mencari warnet terdekat untuk bisa melihat secara langsung isi pengumuman tersebut. Alhamdulillah, aku lolos (gumamku saat itu setelah mengakses link yang dikirimkan tadi tersebut). Speechless deh. Inilah yang aku dapatkan setelah mengakses berita tersebut

60 petualang ACIdetikcomSekali lagi, aku terus mengucap syukur. Alhamdulillah, aku lolos untuk keliling Indonesia secara gratis dan menyebarkan virus semangat cinta Indonesia. Puluhan ucapan selamat aku terima via BBM, kemudian via twitter dan facebook juga ucapan dari teman-teman. Ada sekitar 300 mention yang aku terima saat itu (banyaknya mention karena beberapa acc twitter publik yang memiliki followers ratusan ribu sempat memberi ucapan selamat)

Akhirnya, sekedar melampiaskan rasa syukur, aku mengajak @novaRahim buka puasa bersama di Double Dipps Cafe. Berdua saja, karena bagiku dia adalah teman yang selama ini sering memberiku support diberbagai saat. Dia adalah temanku yang selalu ku ajak berbagi suka dan duka. Sepulang dari Double Dipps, aku pulang ke rumah sejenak, mengganti pakaian, karena diajak ketemu lagi sama beberapa teman-teman untuk menceritakan apa yang aku rasakan saat itu.

Akhir kata, aku berharap bisa menunaikan tugas mulia ini, tugas menyebarkan virus semangat cinta Indonesia. Untukmu Indonesiaku, inilah aku adanya dengan semangat dan cintaku yang takkan pernah pudar ditelan zaman. Terima kasih untuk semua pihak yang telah mendukungku, terutama untuk Allah SWT kemudian baginda Rasulullah SAW. Tak lupa pula aku haturkan terima kasih buat kedua orang tuaku yang selalu mendukung dan memberiku support. Buat teman-teman crew Civica Media (Civica TV dan Civica Radio) kemudian buat Farid Utina (Kontributor Trans 7) yang telah bersedia melakukan pengambilan gambar, buat Eky Yudhistira yang telah meluangkan waktunya mengedit video profilku, buat Kak Agus Lahinta yang telah memberikan informasi tentang ACIdetikcom, kemudian buat Kak Funco Tanipu, Kak Muzakir Imran, Kak Suwito Pomalingo, Kak Iswan Febriyanyo, Kak Zamroni, Kak Ikbal Makmur, Kak Richie Octavian, senang deh aku bisa nongkrong bersama kalian, kuliner setiap malam, menikmati santapan khas Gorontalo. Kemudian terima kasih juga buat Jamila Catheleya (Putri Pariwisata Indonesia), Nou, bimbing saya mempelajari kepariwisataan Indonesia yaaa.. Buat siapa lagi yaa?? buat siswa-siswa SDN 4 Bakti dan siswa SMP 8 Pululaba, hehehee,, berkat kalian Pak guru lolos nih keliling Indonesia… hahahahaa… Terima kasih buat followersku juga, buat followers @OmGogel juga, buat teman-teman alumni SMA 1 Gorontalo (terlalu banyak nih aku sebutin satu-persatu), trus buat Nova Rahim juga, “tidak mo dapa lupa mo kase ucapan pa dia ini juuu”, wkwkwkwkwk.. Oh iya, pokoknya buat semua-semuanya deh, terima kasihhhhhhh… Aku cinta kalian semua, sama halnya aku mencintai Indonesia ini. Indonesia terlalu indah kita khianati sobat….

“Hubungan kita dgn Indonesia ini adl hubungan percintaan yg tak mudah. Anehnya, tetap hubungan percintaan

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,116 other followers